Massuryati Dorong Warga Tak Ragu Laporkan Pelanggaran Pemilu
|
Kayuagung, Bawaslu OKI – Anggota Bawaslu Sumsel Massuryati mengajak masyarakat, khususnya kader Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Bawaslu OKI, untuk tidak ragu melaporkan dugaan pelanggaran pemilu kepada Bawaslu. Menurut dia, laporan masyarakat menjadi salah satu instrumen penting dalam pengawasan pemilu.
Srikandi Bawaslu Sumsel tersebut mengatakan masih ada masyarakat yang enggan melapor ketika menemukan dugaan pelanggaran pada tahapan pemilu. Padahal, informasi dari warga kerap menjadi dasar bagi pengawas pemilu untuk menindaklanjuti suatu peristiwa.
“Kami ingin peserta P2P menjadi penyambung informasi bahwa masyarakat tidak perlu takut melapor apabila menemukan dugaan pelanggaran. Yang penting ada bukti dan saksi yang mendukung laporan tersebut,” ujarnya saat membuka kegiatan P2P Tahun 2026 di Kantor Bawaslu OKI, Senin (8/6/2026).
Menurut Massuryati, peserta P2P memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan pemahaman mengenai mekanisme pengawasan pemilu. Pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diteruskan kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan materi mengenai pengawasan partisipatif, penanganan pelanggaran, serta aspek teknis kepemiluan lainnya. Materi tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas peserta dalam mendukung pengawasan pemilu.
Massuryati juga mendorong peserta memanfaatkan media digital untuk memperluas edukasi kepemiluan. Menurutnya, perkembangan teknologi dapat membantu penyebaran informasi pengawasan kepada masyarakat secara lebih cepat dan luas.
“Semakin banyak masyarakat yang memahami hak dan perannya dalam pengawasan, semakin kuat pula kualitas demokrasi yang dapat dijaga bersama,” kata dia.
Penulis : Bobic
Foto : Bobic