Jalal Nilai Ngabuburit Pengawasan Jadi Forum Diskusi Demokrasi
|
Kayuagung, Bawaslu OKI — Koordinator Sekretariat Bawaslu OKI, Abdul Jalal, menilai kegiatan Ngabuburit Pengawasan menjadi forum diskusi yang memperkaya pemahaman publik mengenai demokrasi dan pengawasan pemilu. Hal itu ia sampaikan saat kegiatan Ngabuburit Pengawasan yang berlangsung di Kantor Bawaslu OKI, Kayuagung, Jumat (13/3/2026).
Menurut Jalal, kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang edukasi sekaligus dialog terbuka antara penyelenggara pemilu dan masyarakat. Melalui forum ini, berbagai persoalan pengawasan pemilu dapat dibahas secara lebih santai namun tetap substantif.
“Ngabuburit Pengawasan kami hadirkan sebagai ruang dialog mengenai pengawasan pemilu. Harapannya, masyarakat semakin terlibat dan memahami pentingnya menjaga integritas proses demokrasi,” ujar Jalal.
Ia menjelaskan, program tersebut juga menjadi bagian dari agenda edukasi yang diprioritaskan secara nasional oleh Bawaslu. Forum diskusi ini dimanfaatkan untuk mengonsolidasikan pemahaman internal lembaga sekaligus merespons berbagai dinamika yang muncul dalam penyelenggaraan pemilu.
Selain itu, kegiatan tersebut turut menjadi sarana evaluasi terhadap pengawasan Pilkada dan Pemilu. Pembahasan mencakup penguatan sumber daya manusia pengawas, integritas penyelenggara, pemahaman hukum kepemiluan, serta langkah pencegahan terhadap potensi pelanggaran di setiap tahapan.
“Melalui diskusi seperti ini, diharapkan kita dapat meninjau kembali berbagai pengalaman pengawasan pada Pemilu dan Pilkada sebelumnya, sekaligus merumuskan langkah-langkah penguatan ke depan,” kata Jalal.
Kegiatan Ngabuburit Pengawasan itu dihadiri Anggota Bawaslu OKI Muhammad Kafrowi, RA. Muhammad Oki Mabruri, dan Syahrin. Turut hadir pula jajaran internal Bawaslu OKI serta perwakilan sejumlah instansi yang diundang.
Penulis : Bobby Aditya Nugraha
Foto : Bobby Aditya Nugraha