Koorsek Bawaslu OKI Siapkan CPNS Baru Hadapi Tantangan Demokrasi
|
Kayuagung, Bawaslu OKI – Bawaslu OKI menegaskan komitmennya dalam mendukung Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melalui strategi pembinaan adaptasi yang komprehensif dan terstruktur. Langkah ini sejalan dengan arahan Sekretaris Jenderal Bawaslu RI, Ichsan Fuady, terkait pentingnya kesiapan CPNS selama masa transisi sebelum pelantikan.
Koordinator Sekretariat (Koorsek) Bawaslu OKI, Abdul Jalal, menyatakan pihaknya telah merancang skema pembekalan menyeluruh yang tidak hanya berfokus pada aspek administratif, tetapi juga kesiapan mental, fisik, serta kedisiplinan pegawai, sesuai dengan regulasi yang berlaku.
“Kami memahami bahwa transisi menjadi pegawai negeri sipil bukan sekadar urusan administratif, tetapi juga kesiapan mental dalam menjalankan tugas sebagai pengawal demokrasi serta penegak integritas dalam birokrasi,” ujar Jalal, Senin (2/6/2025).
Sebagai pedoman utama, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil menjadi landasan bagi CPNS di lingkungan Bawaslu OKI. Jalal menekankan bahwa kedisiplinan, profesionalisme, dan integritas harus menjadi standar kerja utama yang dipegang teguh oleh seluruh pegawai.
Selain pembinaan internal, Sekretariat Bawaslu OKI juga akan mengoptimalkan perannya dalam membantu CPNS menghadapi tantangan di lapangan. Wawasan terkait manajemen administrasi, regulasi, serta pola kerja pengawasan pemilu menjadi aspek yang dipersiapkan guna memastikan kesiapan mereka dalam menjalankan tugas.
Lebih lanjut, Jalal menjelaskan bahwa Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan mengadakan sistem pembelajaran mingguan (classroom) bagi CPNS baru di wilayah Sumsel. Program ini dirancang untuk memperdalam pemahaman mengenai struktur organisasi dan tugas pokok serta fungsi (tupoksi) masing-masing dalam lingkungan Bawaslu.
“Kami ingin memastikan mereka siap secara mental dan teknis, sehingga saat tahapan pemilu berlangsung, mereka dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta profesionalisme,” tutup Jalal.
Penulis : Bobby Aditya Nugraha
Foto : Bobby Aditya Nugraha