OKI Duduki Peringkat Ke-2 Paling Rawan, Bawaslu OKI Fokus Pencegahan Pelanggaran
|
Palembang, Bawaslu OKI – Bawaslu Sumsel melakukan identifikasi dan Pemetaan Kerawanan Pemilihan (PKP) Tahun 2024 berbasis pada data Indeks Kerawanan Pemilu (IKP). Berdasarkan hasil pemetaan tersebut, Kabupaten OKI menempati peringkat ke-2 dalam kategori rawan sedang di antara 17 kabupaten/kota se-Sumsel. Posisi ini hanya satu tingkat di bawah Kabupaten Lahat yang mencatat skor kerawanan tertinggi di wilayah tersebut.
“Ini menjadi peringatan serius bagi kami, Bawaslu OKI. Kabupaten OKI berada di peringkat ke-2 dengan kategori rawan sedang, satu tingkat di bawah Kabupaten Lahat yang menempati posisi paling rawan dengan skor 25,65,” ujar Ketua Bawaslu OKI, Romi Maradona saat Launching Pemetaan Kerawanan Pemilihan Pilkada Serentak 2024 di Jakabaring Sport City (JSC), Sabtu (21/9/2024).
Menurut Romi, Kabupaten OKI mencatat skor kerawanan sebesar 21,51, yang menjadikannya salah satu wilayah dengan potensi kerawanan tinggi dalam Pilkada mendatang. “Ini menjadi tantangan besar bagi kami untuk memperkuat pengawasan dan memperbanyak langkah-langkah pencegahan. Harapannya, upaya ini dapat mengurangi potensi terjadinya pelanggaran selama proses Pilkada berlangsung,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Bawaslu OKI, RA. Muhammad Oki Mabruri, menyatakan pemetaan kerawanan ini bertujuan untuk meningkatkan pola mitigasi dalam menghadapi potensi konflik atau pelanggaran. “Dengan berada di posisi ke-2 dalam kategori rawan, Bawaslu OKI harus merumuskan strategi pencegahan yang lebih efektif. Kami perlu mengidentifikasi isu dan tahapan mana yang paling rentan, sehingga dapat mengambil langkah antisipasi yang tepat,” jelas Oki.
Ia juga menekankan bahwa tahapan kampanye dan pungut hitung sering kali menjadi fase yang paling rawan. “Kami harus tetap waspada, terutama pada saat kampanye dan penghitungan suara, karena dalam situasi Pilkada, semua kandidat tentu ingin menang, meskipun mereka sering kali mengatakan siap menang maupun kalah,” timpalnya.
Sebagai informasi, secara nasional, Sumsel kini berada di peringkat ke-4 dari 28 provinsi dengan kategori kerawanan sedang dalam IKP. Peringkat ini naik signifikan dari posisi ke-19 pada pemetaan sebelumnya, hasil dari analisis mendalam Bawaslu Sumsel terhadap berbagai isu strategis yang dihadapi dalam Pemilu.
Dengan meningkatnya kerawanan ini, Bawaslu OKI siap mengambil langkah tegas dalam mengawal Pilkada 2024 dan memastikan setiap tahapan berjalan aman serta sesuai aturan yang berlaku.
Penulis : Bobby Aditya Nugraha
Foto : Bawaslu Sumsel/Minal Achyar