Bawaslu OKI Dukung Inisiatif Perpustakaan Bawaslu, Tingkatkan Literasi Demokrasi Pemilu
|
Jakarta, Bawaslu OKI – Bawaslu OKI menyambut baik peresmian Perpustakaan dan Ruang Pertemuan yang digagas oleh Bawaslu RI di Jakarta. Inisiatif ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperluas literasi demokrasi dan kepemiluan di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten OKI.
Anggota Bawaslu OKI, Syahrin, mengapresiasi upaya Bawaslu RI dalam menyediakan akses literasi yang dapat dinikmati oleh masyarakat secara daring (online) maupun luring (offline). “Kami mendukung penuh inisiatif ini. Literasi demokrasi dan kepemiluan sangat penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang proses demokrasi yang transparan dan akuntabel,” ujarnya saat menghadiri peresmian tersebut, Kamis (30/1/2024).
Perpustakaan Bawaslu RI, diharapkan dapat menjadi sumber referensi bagi masyarakat, akademisi, dan pengawas pemilu di daerah. Syahrin menegaskan perpustakaan ini tidak hanya berfungsi sebagai penyedia informasi hukum dan peraturan, tetapi juga sebagai wadah untuk memproduksi pengetahuan baru.
“Kami mendorong seluruh pengawas pemilu di Kabupaten OKI, mungkin juga di seluruh Provinsi Sumatera Selatan, untuk berkontribusi menulis dan menghasilkan karya yang dapat memperkaya literasi demokrasi,” tambahnya.
Selain itu, Syahrin akan memanfaatkan perpustakaan ini sebagai sarana edukasi bagi masyarakat. “Kami berharap, dengan adanya akses ke literatur yang berkualitas, masyarakat Kabupaten OKI dapat lebih memahami pentingnya peran mereka dalam menjaga integritas pemilu,” ungkapnya.
Dalam konteks pengawasan pemilu, literasi politik dan keterbukaan informasi menjadi prasyarat penting bagi terciptanya proses demokrasi yang partisipatif. Syahrin berharap, inisiatif ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun budaya menulis dan membaca di kalangan pengawas pemilu serta masyarakat luas.
“Bawaslu OKI mengucapkan Selamat kepada Bawaslu RI atas peresmian Perpustakaan dan Ruang Pertemuan ini. Mari kita jaga marwah Bawaslu dengan rajin menulis dan memperkaya literasi demokrasi. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk menciptakan pemilu yang lebih transparan dan berkualitas,” tutupnya.
Penulis : Bobby Aditya Nugraha
Foto : Bawaslu RI/Syahrin