Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu OKI Mulai Kurasi Dokumentasi Capaian Kinerja

bestpractice

Koordinator Sekretariat Bawaslu OKI, Abdul Jalal (tengah), memimpin rapat internal bersama jajaran sekretariat dalam rangka kurasi dokumentasi visual capaian kinerja lembaga sebagai bagian dari arsip pembelajaran nasional pengawas pemilu, Kamis (5/2/2026).

Kayuagung, Bawaslu OKI — Bawaslu OKI mulai mengurasi dokumentasi visual capaian kinerja lembaga sebagai bagian dari arsip pembelajaran nasional pengawas pemilu. Langkah ini dibahas dalam rapat internal yang dipimpin Koordinator Sekretariat Bawaslu OKI, Abdul Jalal, bersama jajaran sekretariat, Kamis (5/2/2026).

Inisiatif tersebut merupakan tindak lanjut atas Surat Bawaslu RI Nomor 1/KP.06/K1/01/2026 tentang permintaan dokumentasi video praktik baik dan capaian kinerja lembaga. Melalui kebijakan ini, Bawaslu RI mendorong penguatan pembelajaran berkelanjutan bagi pengawas pemilu di tingkat pusat hingga daerah.

“Pengalaman lapangan di daerah memiliki nilai penting sebagai bahan belajar. Karena itu, praktik baik perlu direkam secara visual, diseleksi mutunya, lalu dibagikan sebagai pengetahuan bersama,” kata Jalal.

Menurut dia, dokumentasi audio-visual berfungsi melengkapi evaluasi kinerja yang selama ini lebih menekankan aspek kuantitatif. Dengan pendekatan ini, proses kerja, strategi, dan inovasi yang dijalankan di lapangan dapat dinilai secara lebih utuh.

Jalal menjelaskan, pengurusan dokumentasi juga menjadi bagian dari manajemen pengetahuan lembaga. Pengetahuan yang selama ini bersifat personal, seperti pengalaman, intuisi, dan strategi taktis, akan diubah menjadi materi terstruktur yang mudah diakses dan dipelajari. Seluruh konten nantinya terintegrasi dengan media sosial serta Learning Management System (LMS) Bawaslu.

Selain sebagai sarana evaluasi, arsip visual tersebut diharapkan mendorong pembelajaran antarsatuan kerja. Format video dinilai memudahkan transfer pengetahuan antarprovinsi maupun antarkabupaten/kota, sekaligus membuka ruang replikasi praktik yang terbukti efektif.

“Ini juga bentuk pengakuan atas kerja-kerja pengawasan di daerah. Apa yang sudah dicapai perlu dicatat dan bisa dipertanggungjawabkan kepada publik,” ujar Jalal.

Sehubungan dengan itu, ia menginstruksikan sejumlah staf sebagai penanggung jawab untuk menyiapkan materi dokumentasi sesuai tema yang ditetapkan. Materi tersebut meliputi strategi peraihan penghargaan, pengalaman pembentukan pengawas pemilu ad hoc, praktik pembinaan dan penanganan pelanggaran kinerja, serta pelaksanaan program Jumat Sehati dan Jumpa Berlian yang dinilai memiliki nilai inspiratif.

BESTPRACT 1
BESTPRACT 2

Penulis : Via Oktaviani

Editor : Bobby Aditya Nugraha

Foto : Andry Rama Kusuma

Tag
#SahabatBawaslu #SahabatBawasluOKI #BawasluOKI #AyoAwasiBersama