Bawaslu OKI Dorong Etika dan Keberanian Pengawas Pemilu
|
Jakarta, Bawaslu OKI – Bawaslu OKI menegaskan komitmennya menjaga integritas pengawasan dengan mendorong etika dan keberanian melaporkan pelanggaran. Pernyataan ini menanggapi ajakan Anggota Bawaslu RI, Totok Hariyono, agar jajaran pengawas tidak ragu melapor ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) bila mendapati rekan sejawat melanggar aturan.
Anggota Bawaslu OKI yang membidangi Divisi Hukum, Muhammad Kafrowi, menyebut arahan tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh jajaran pengawas di daerah. “Kami di OKI siap menegakkan integritas. Tidak ada alasan menutup mata terhadap pelanggaran, karena keadilan hanya bisa ditegakkan dengan keberanian menyuarakan kebenaran,” katanya saat menghadiri Konsolidasi Nasional di Jakarta, Senin (8/12/2025) malam.
Kafrowi menambahkan, salah satu tugas utama Bawaslu di tingkat lokal adalah memastikan rasa aman masyarakat dalam perbedaan pilihan politik. “Kami berkomitmen menjaga ketenangan sosial agar pemilih tidak merasa terancam. Transparansi dan keberanian saling mengoreksi adalah bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengawasan,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya budaya menerima perbedaan pendapat di internal lembaga. Menurutnya, perdebatan dalam pengawasan adalah hal wajar, namun harus diakhiri dengan sikap profesional.
“Kami membiasakan diri untuk kembali berjabat tangan setelah perbedaan pendapat. Jangan sampai perdebatan justru menimbulkan masalah baru,” ujarnya.
Dengan komitmen tersebut, Kafrowi berharap pengawasan pemilu di daerah dapat berjalan lebih berkualitas dan berintegritas. “Kami ingin masyarakat percaya bahwa Bawaslu bekerja bukan hanya sebagai pengawas, tetapi juga penjaga keadilan dan ketenangan demokrasi,” tukasnya.
Penulis : Bobby Aditya Nugraha
Foto : Bawaslu RI/Bawaslu OKI