Bawaslu OKI Dorong Jajaran Terus Produksi Konten Informasi Kepemiluan
|
Kayuagung, Bawaslu OKI — Anggota Bawaslu OKI, Syahrin, M.Pd., mendorong jajaran Bawaslu OKI terus memproduksi konten informasi kepemiluan untuk memperluas edukasi kepada masyarakat. Dorongan itu disampaikan saat memimpin apel pagi rutin di halaman Kantor Bawaslu OKI, Senin (14/9/2026).
Dalam amanatnya, Syahrin menyampaikan bahwa materi Bawaslu Membelajarkan Volume II tahap pertama telah selesai dikumpulkan dan kini memasuki proses penilaian. Ia meminta penyelesaian materi tersebut menjadi pemacu bagi jajaran untuk terus menghasilkan konten edukasi melalui berbagai media.
“Bawaslu Membelajarkan Volume II tahap pertama sudah selesai dikumpulkan dan sekarang dalam proses penilaian. Saya berharap kegiatan seperti ini terus berjalan. Setelah satu konten selesai, kita tetap perlu memikirkan informasi apa lagi yang bisa disampaikan kepada masyarakat,” kata Syahrin.
Menurut Syahrin, penyampaian informasi kepemiluan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat memiliki akses terhadap informasi yang tepat dan akurat. Konten yang dibuat juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat sehingga pesan yang disampaikan lebih mudah dipahami.
“Kita punya tanggung jawab untuk memberikan informasi yang benar kepada masyarakat. Karena itu, saya berharap teman-teman tetap aktif membuat video atau konten tentang kepemiluan, baik mengenai pengawasan maupun hal-hal lain yang perlu diketahui masyarakat,” ujarnya.
Ia mengatakan media digital dapat dimanfaatkan jajaran Bawaslu OKI untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas. Menurut dia, informasi yang disampaikan melalui konten digital dapat menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemilu dan pengawasan.
Syahrin juga meminta staf Bawaslu OKI ikut mengambil peran dalam pembuatan konten sesuai dengan kemampuan dan bidang masing-masing. Menurutnya, materi edukasi dapat dikemas dengan bahasa yang sederhana, menarik, dan tetap mengutamakan ketepatan informasi.
“Tidak perlu menunggu ada kegiatan besar untuk membuat informasi. Hal-hal yang dekat dengan masyarakat juga bisa kita angkat menjadi materi. Yang penting, informasinya jelas, sumbernya dapat dipertanggungjawabkan, dan memberikan manfaat,” katanya.
Ia berharap kebiasaan memproduksi konten edukasi dapat terus berkembang di lingkungan Bawaslu OKI. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga komunikasi kelembagaan sekaligus membantu masyarakat memahami isu kepemiluan dan pengawasan secara lebih baik.
Penulis: Bond
Foto: Iskandar Zulkarnain