Di Masa Nontahapan, Bawaslu OKI Gencarkan Edukasi Demokrasi
|
Kayuagung, Bawaslu OKI — Bawaslu Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) memanfaatkan masa nontahapan pemilu untuk memperkuat edukasi demokrasi dan pengawasan partisipatif di tengah masyarakat. Upaya ini sejalan dengan Instruksi Ketua Bawaslu RI Nomor 2 Tahun 2026 tentang penguatan kolaborasi dalam memperkokoh demokrasi substansial melalui pengawasan pemilu yang berintegritas.
Anggota Bawaslu OKI, Syahrin, menyampaikan arahan tersebut kepada jajaran staf di bawah koordinasinya, khususnya Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi pada Kamis (5/2/2026). Ia menekankan pentingnya mematangkan langkah strategis agar pengawasan tidak berhenti meski pemilu belum memasuki tahapan.
Menurut Syahrin, instruksi pimpinan Bawaslu RI menjadi dorongan bagi pengawas pemilu di daerah untuk lebih aktif menjalin kerja sama dengan masyarakat sipil dan para pemangku kepentingan. Kolaborasi ini dinilai krusial untuk membaca dinamika lokal serta memetakan potensi kerawanan yang berkembang di masyarakat, sehingga arah kebijakan pengawasan lebih kontekstual.
Syahrin menilai masa nontahapan justru memberikan ruang yang lebih longgar untuk mendekatkan isu kepemiluan dan demokrasi kepada publik. Ia mengingatkan agar setiap kegiatan yang dilakukan seluruh divisi tetap membawa semangat konsolidasi demokrasi.
“Walaupun di luar tahapan, beban kerja kita tidak berkurang. Karena itu, penting menyamakan pandangan di internal. Setiap kegiatan di lapangan harus memuat pesan pengawasan partisipatif, isu kepemiluan, dan demokrasi, termasuk yang disampaikan melalui publikasi media sosial secara konsisten,” kata Syahrin.
Selain aspek substantif, ia juga menyoroti peran dukungan administrasi dan operasional dari jajaran sekretariat. Syahrin meminta stafnya siap memfasilitasi pimpinan apabila program pengawasan dilaksanakan dengan turun langsung ke masyarakat.
“Di tengah kebijakan efisiensi, kinerja lembaga tetap harus terlihat produktif. Saya berharap staf fokus mendukung pimpinan yang akan ke lapangan. Pembahasan lanjutan akan kita lakukan bersama pimpinan lainnya. Konsistensi kerja perlu terus ditunjukkan kepada publik, baik secara langsung maupun lewat kanal digital, sebagai bentuk tanggung jawab kelembagaan,” ujarnya.
Penulis : Bobby Aditya Nugraha
Foto : Bobby Aditya Nugraha